Bah, susah kali bahasanya, tinggal bilang kritik kok repot! Heuheu maklumlah, namanya juga penulis yang mengaku dan promosi sebagai konsultan kreatif, punya beban tersendiri untuk menghasilkan tulisan yang, kalau bisa tidak membuat orang bosan. Dan kalau mahu tahu faktanya, saya juga sedang kedatangan tamu yang namanya bosan bin jenuh, yang membuat saya stag beberapa hari lamanya, alergi melihat laptop, modem, Blackberry, segala gadget dan enggan untuk ketak ketik menulis. Ok kalau begitu, tolong digaris bawahi: Berselingkuh, Bosan dan Beban.
Hampir disemua aktifitas, setiap orang mau tidak mau menghabiskan waktunya untuk menjalani rutinitas. Biasanya kita selalu mengkambing hitamkan rutinitas sebagai penyebab kejenuhan dan biang kebosanan. Sebenarnya manusia tidak pernah terlepas dari rutinitas. Melepaskan diri dari sesuatu yang dianggap rutinitas sama halnya masuk kedalam rutinitas yang lain. Bosan terus - terusan kerja kemudian memilih tidak bekerja, lama – lama bosan juga. Manusia memang serba salah, kerja bosan, tidak bekerja juga bosan.Ujung – ujungnya bosan hidup, life is boring katanya. Lalu dengan lantang kita bilang: hati bicara, follow your heart. Jiaah tega bener kita manipulasi hati. Bilangnya hati yang bicara, sepertinya kita membela dan membebaskan hati dari penderitaan, padahal sat itu kita sedang membiarkan hati diserang penyakit hati.